GERAI DINAR BANDUNG

Investasi dan Proteksi Nilai

Photobucket
19.02.10
Bagi yg memiliki usaha online dan berkeinginan menambahkan m-dinar sebagai alat pembayaran, insya Allah akan km list di web site.
16.02.10
Dibeli emas 24 K dengan berat 1 ,5, 10, 25, dan 50 tunai :-)
05.02.10
harga emas dan dinar terjun bebas ke 1.383.000 (dinar) dan 1.066 per onz troy ( emas 24 K)....
29.01.10
Alhamdulillah, penabung dinar di m-dinar saat ini memperoleh bagi hasil dr pemberdayaan ekonomi umat yang dirintis oleh BMT Darul Muttaqin
20.01.10
Di dinarbandung auction, anda akan menjual kembali dinar anda dengan harga lebih tinggi, Informasi lebih lanjut hubungi kami....
18.01.10
Ready stock untuk emas 24 K 100 gram, harga mengikuti logammulia.com. Berminat hubungi kami secepatnya :-D
14.01.10
Kami membuka peluang menjadi subagen di berbagai daerah : kab. bandung, bandung barat, cimahi, tasikmalaya, garut, subang dan kota lainnya
13.01.10
harga dinar masih fluktuatif, menguatnya nilai kurs rupiah dan turunnya emas menyebabkan harga dinar turun dr harga kemarin 1.680 ke 1.436
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday20
mod_vvisit_counterYesterday74
mod_vvisit_counterThis week304
mod_vvisit_counterLast week462
mod_vvisit_counterThis month725
mod_vvisit_counterLast month2002
mod_vvisit_counterAll13504

Online (20 minutes ago): 9
Your IP: 38.107.191.109
,
Now: 2010-03-11 04:18
My Google Page Rank
Greenpeace
Photobucket


Inflasi ?, Siapa Takut…? PDF Print E-mail

Hasil Dinar vs InflasiSalah satu momok perekonomian yang menyengsarakan rakyat adalah inflasi, bahkan salah satu unsur di Index Kesengsaraan (Misery Index) yang saya tulis pekan lalu juga masalah inflasi ini. Betapa tidak menyengsarakan; lha wong momok inflasi ini menyerang ke siapa saja tanpa terkecuali.

Si embok  di desa karena kemiskinannya hanya mampu membeli beras paling murah seharga Rp 2,500/kg tahun 2003 ; beras yang sama kini baru bisa dibeli dengan harga Rp 4,025/kg. 

Pasangan muda yang lima tahun lalu melahirkan anak pertamanya dengan biaya Rp 5 juta; anak ketiganya yang lahir tahun ini, di rumah sakit yang sama dengan layanan yang sama harus dibayarnya dengan biaya lebih dari Rp 8 juta. 

Kenaikan harga-harga secara umum ini dapat Anda hitung sendiri  perkiraan kasarnya dengan menggunakan Index Harga Konsumen, yang antara lain datanya bisa kita peroleh dari situs resminya Bank Indonesia. 

Dengan cara yang sama inflasi yang tercermin dari Index Harga Konsumen ini bukan hanya menyengsarakan kita semua saat ini, tetapi juga bisa menyengsarakan kita di masa-masa mendatang bila tidak kita pahami dan atasi dari sekarang.  

Mengapa demikian ?,  Bila selama ini tabungan kita memberikan hasil 6 % misalnya di bank, bertambahkah uang kita ?. Angkanya memang bertambah, tetapi karena Indek Harga Konsumen mengalamai kenaikan rata-rata 8.75% per tahun selama 5 tahun terakhir – maka sejatinya daya beli tabungan kita tersebut bukannya bertambah – malah berkurang. 

 

Demikian-pula berbagi bentuk investasi kita lainnya; kalau selama ini angkanya kelihatan besar – coba Anda kurangkan dengan kenaikan Index Harga Konsumen; masihkah angkanya positif ?; kalau masih positif, masihkan angkanya cukup menarik untuk Perencanaan Keuangan Anda jangka panjang ?. 

Namun sebenarnya inflasi in bisa dengan relative mudah kita lawan, yaitu bila tabungan kita berupa benda riil yang appressiasi nilainya melebihi inflasi.

Dinar adalah salah satu contoh saja dari benda riil yang bisa mengalahkan inflasi ini; dari grafik dan data tersebut diatas, kita tahu lima tahun terakhir Dinar mengalami appresiasi nilai ratra-rata 20.32% sedangkan Inflasi rata-rata ‘hanya’ 8.75%.

Dinar memberikan hasil investasi yang jelas lebih dari cukup untuk mengimbangi melonjaknya harga-harga barang dan jasa karena inflasi seperti dalam beberapa contoh kasus tersebut diatas.

 Jadi, tools untuk melawan inflasi ini sungguh ada…tinggal kita mau gunakan atau tidak, ini sepenuhnya terserah kita …, Wa Allahu A’lam.

( ditulis oleh Muhaimin Iqbal, Gerai Dinar)

 
 
Joomla 1.5 Templates by Joomlashack